Semua hal yang saya hindari dan takuti ternyata makin kesini harus saya hadapi..
Beberapa contoh; saya orangnya sangat penakut dan menghindari bertempat tinggal yang dekat dengan kuburan karena pikiran saya selalu kemana2. Di kos yang baru, saya baru nyadar kalau tidak jauh dari kuburan
Contoh lain lagi, ada beberapa orang yang saya hindari karena alasan tertentu dan sekarang saya diharuskan untuk sering bertemu untuk alasan “kerjaan”.
Contoh lagi, saya sangat tidak suka pekerjaan “marketing” karena saya merasa lemah untuk mempromokan suatu produk walopun sudah ada knowledge mengenai produk atau lebih simple “jualan” tapi akhirnya saya terjun di dunia marketing karena saya ikut memasarkan produk dari butik kakak saya. Continue Reading »

